Bagi temen-temen yang tau film "The theory of everything" yang menceritakan Stephen Hawkins, temen-temen gak akan mendapatkan sinopsis, data, atau bahkan file film tersebut di sini. Apalagi sinopsis buku "The brave history of time" karya Hawkins. Karena di sini gua akan memaparkan hal yang berbeda. The theory of everything. Teori dari berbagai hal. Dari mana asal muasal sebuah teori. Mengenai teori kebiasaan yang sering kita lakukan
Dalam kamus besar bahasa Indonesia, kebiasaan merupakan sesuatu yang biasa dikerjakan dan sebagainya. Sesuatu hal yang biasa dilakukan oleh setiap orang. Kalau teman-teman semua aktif di media sosial seperti Instagram, Facebook. Mungkin teman-teman gak asing dengan akun Meme Comic Indonesia. Sebuah akun komedi yang sering kali memposting berbagai hal menarik dalam kehidupan. Seperti kata-kata bijak, sindiran, atau sekedar banyolan belaka.
Selain hal itu, akun tersebut sering juga memposting hal yang sering kita lakukan. "True Story'". Dengan gambar seseorang yang sedang mengangkat gelas. Seakan akan ia menceritakan suatu hal dan mengatakan bahwa hal tersebut benar benar terjadi.
Pada postingan tersebut, kita mendapatkan suatu kisah yang sering kali dilakukan oleh kita selaku pembaca. Suatu hal yang biasa dilakukan oleh kebanyakan orang. Dan kebanyakan dari pembaca mengakui akan hal tersebut. Nah, disitulah gua mengambil sebuah kesimpulan bahwa kita sering kali melakukan hal yang sama yang dilakukan oleh kebanyakan orang. Apa yang kita lakukan, mungkin orang lain juga lakukan. Apa yang kita rasakan, mungkin orang lain juga rasakan saat berada di posisi kita.
Dalam Islam, sebagaimana yang kita ketahui bahwa ayat pertama yang turun ke bumi merupakan "Iqra". Yang artinya bacalah. Membaca di sini bukan berarti bacaan secara literasi. Namun membaca akan hal sekitar. Melihat dan memperhatikan sekitar. Melihat dan menganalisa yang dilakukan manusia. Hal tersebut mengajarkan kita untuk memperhatikan kehidupan sekitar.
Kebiasaan pula yang menjadi landasan para penemu dan meneliti untuk menentukan dan menyimpulkan suatu teori dan penemuan yang mereka temukan. Dengan berbagai data dan analisa. Kebiasaan bahwa setiap benda yang jatuh itu akan kebawah. Di situlah Issac Newton menemukan hukum gravitasi. Kebiasaan atau frekuensi banyaknya suatu hal terjadi lebih sering. Hal tersebut yang menjadi acuan peneliti mempatenkan penemuan mereka.
Bukan hanya hal itu. Dalam Islam pula, salah satu acuan hukum yaitu menggunakan Ushul Fiqh. Dan salah satu kaidah dari Ushul Fiqh bersumber dari kebiasaan. Al-'aadatu Muhakkamatu. اَلْعَادَةُ مُحَكَّمَةٌ. Adat kebiasaan dapat dijadikan hukum. Atau bisa berarti suatu kebiasaan seseorang itu bisa kita jadikan acuan kebiasaan orang lain. Itulah mengapa banyak beberapa dari kita membutuhkan curhat. (Curahan Hati). Atau meminta saran kepada teman yang kebanyakan jawabannya merupakan hasil dari pengalaman kebiasaan yang pernah ia rasakan ataupun pernah ia lihat bahwa orang lain melakukan nya.
Hal ini pula yang mendasari bahwa manusia merupakan makhluk sosial. Manusia membutuhkan orang lain. Orang lain sebagai sumber acuan kebiasaan bagi dirinya untuk bisa menjalani kehidupannya kedepan. Hal ini pula yang mendasari gua untuk berani membuat beberapa teori (seringnya sih disimpen sendiri. Bagi yang belum tau, kapan kapan deh gua share. Hehe)
Ya begitulah yang bisa gua sampaikan kali ini mengenai Kebiasaan orang lain. Semoga bermanfaat. Jangan diambil serius. Gua ga bilang kalo buah pikir gua ini bener. Karena gua juga hanya menarik kesimpulan ini dari kebiasaan orang lain. Ya karena gua juga hanya menggunakan sedikit data literasi dan belum melakukan penelitian. Gua juga belum melakukan sebuah observasi atau mencari cari apakah yang gua tulis ini pernah dimuat atau dipublikasikan atau ditulis oleh orang lain. Tapi gua gak plagiasi yah. Ini sih murni dari kata-kata dan hasil pikiran sendiri. Jangan diambil serius. Apalagi dijadiin sumber literasi skripsi. Wah bisa tewas dihujat dosen pembimbing. Hehe.
Ambil baiknya aja. Ambil positifnya. Kalau benar ya syukur, kalau salah ya mohon dikoreksi. Terimakasih.
Saturday, February 4, 2017
"The theory of everything"
Friday, February 3, 2017
Pengumuman!!!
Selamat datang Februari! Selamat ulang tahun juga bagi Febri, Feby di seluruh dunia! Kalimat umum yang sering banget dipost di salah satu akun humor paling hits di Indonesia. Bukan itu intinya.
Kali ini gua mau ngumumin sesuatu. Yang ya menurut gua merupakan langkah yang besar. Sebenarnya gua calon gubernur Jakarta No.4. (Becanda. Ya kalian juga gak akan percaya.) Gua bakal mulai menghidupkan kembali blogg ini. Setelah sempat mati suri.
Walaupun literasi berbentuk tulisan sudah mulai ditinggalkan, dan mulai beralihnya para blogger menjadi vlogger (video blogger) di YouTube. Tapi gua akan mulai konsisten untuk kembali mengisi blog ini setiap tanggal 3 di setiap bulannya. (Do'akan konsisten yah)
Isinya masih akan sama. Ya cuman sebuah catatan-catatan receh dari orang penggila angka 12. Sajak, cerpen, buah pikir, dan kisah akan menghiasi konten dari blog ini. Semoga kalian betah.
Oia. Satu lagi. Gua akan mulai terbuka dengan para pembaca. Sebenarnya banyak keluh kesah yang atau beberapa kisah yang gua rasakan dan gua pikirkan. Tapi, ya karena inkonsistensian gua dalam menulis, jadi ya agak sulit untuk posting. Sekian. Selamat membaca!