Image orang lain adalah salah satu hal yang paling diperhitungkan oleh seseorang ketika kita berpenampilan. Seakan penampilan menjadi hal yang utama jika kita hendak menginjakkan kaki di dunia luar. Pergi menutup pintu rumah, dan menyapa orang-orang. Kegiatan yang paling sering kita lakukan. Tidak sedikit dari kita yang mencoba untuk membuat image orang lain terhadap kita sebaik mungkin. Paling tidak senormal mungkin. Dan kebanyakan, cerminlah yang menjadi senjata utama kita.
Hal ini benar-benar terjadi di sekitar lingkungan kita. Dan semua orang juga tahu. Mungkin anda, kakak anda, adik anda, sepupu anda, ibu anda, dari kalangan hawa sangat memperhatikan hal ini. Tak jarang yang menghabiskan waktu berjam-jam di depan cermin. Merias diri sebaik mungkin. Sesempurna mungkin. Mencari celah walau setitik. Demi mendapat "image baik orang lain." Mungkin ini yang membuat perempuan selalu teliti dalam mengerjakan tugas. Alamiah memang.
Sering pula kita jumpai, kaum hawa yang memutuskan untuk membuat image "sexy" dari orang lain. Rok mini, membuka aurat, dan berbagai macam hal lainnya yang berbau sexy. Tujuan awal mereka merias diri di depan cermin adalah untuk membentuk image tersebut. Atau dalam kata lain "pengen dilihat orang lain." Namun, hal aneh yang terjadi disini, ketika mereka berias diri agar dilihat orang lain, namun, ketika kita memperhatikan mereka, mereka merasa risih. Dan tak jarang yang emosi. Ya saya berbicara disini sebagai perwakilan dari kaum adam untuk protes terhadap keanehan ini. Ingin dilihat, tetapi ketika diperhatikan tidak mau. Ironi memang.
Bukan hal ini saja yang ingin saya bahas kali ini. Marak sekali terjadi kasus penculikan dan pemerkosaan
terjadi di lingkungan kita. Kalian tahu apa penyebabnya? Tentu saja karena adanya kesempatan. Bukan hanya itu. Tapi sejatinya karena wanita itu sendiri yang "meminta" secara tidak langsung. Marilah berpikir sejenak. Lelaki tidak mungkin memiliki hasrat untuk melakukan pemerkosaan jika dari wanita itu yang 'menunjukan' bahwa mereka ingin diperlakukan sedemikian rupa. Dengan hal-hal yang sudah saya bahas di atas. Tak jarang kasus ini terjadi.
Selanjutnya, sebagaimana yang kita tahu. Wanita menghabiskan banyak uang untuk keperluan kosmetik mereka. Banyak sekali dana yang mereka gunakan hanya untuk kepentingan, atau hasrat untuk menciptakan image di atas. Mereka ingin rambut mereka indah, kulit putih, tanpa jerawat, tidak kusam. Tahukah kalian, sejatinya, kita sudah bisa mendapatkan hal tersebut tanpa harus merogoh kocek yang tinggi. ratusan ribu perawatan rambut, kulit, dan sebagainya. Bagaimana kulit bisa putih, jika setiap harinya, kulit itu bersentuhan langsung dengan sinar matahari? Bagaimana rambut tidak kering jika setiap harinya, rambut itu harus bersentuhan langsung dengan matahari? Mudah sebenarnya untuk merawat kulit. Dengan cara menutup mereka. Rambut tak akan kusam jika kalian mencoba untuk berhijab. Kalian akan terlihat lebih manis jika menggunakan hijab. Dari pada rambut yang terurai dan terkena matahari. ya, kalian akan bilang jika kalian bisa merawatnya, maka itu akan terliaht lebih baik. Tapi yang seperti itu membutuhkan berapa rupiah? Dan waktu yang berapa lama? Jikalau kalian menggunakan hijab, itu akan menghemat waktu dan uang. Tak ada lagi perawatan yang membutuhkan waktu lama dan uang yang banyak. Begitu pula dengan kulit. Kalian hanya butuh untuk memilih pakaian yang menutupi aurat kalian. Ingat! Menutup aurat berarti menutup bentuk lekuk tubuh kalian juga.Bayangkan. kalian bisa mendapatkan banyak manfaat dari ini. Pertama, kulit dan rambut kalian terlindungi tanpa perawatan berlebih. Tanpa harus menghabiskan banyak waktu dan uang. Kedua, kalian terlihat lebih cantik dan manis. Juga terhindar dari kemungkinan tindak kejahatan dari kaum pria yang tak bisa menahan nafsu mereka. Ketiga, inilah yang paling penting. Kalian bisa menjalankan perintah syariat islam (bagi yang islam) dan terbebas dari siksa neraka. Ketahuilah, Barang siapa (bagi wanita) yang tidak menutup auratnya, akan digantung dengan cara rambut mereka di gulungkan di sebuah tiang. Naudzubillah. So, apa salahnya mencoba!
Penampilan memang penting. Guna meningkatkan rasa percaya diri untuk melakukan kegiatan. Tapi, apa salahnya jika kita berpenampilan sebagaimana wajarnya. sebagaimana sopannya. Dan juga, dalam berpenampilan, marilah kita perhatikan juga dari sisi yang lainnya juga. jangan hanya dalam sisi modis dan pembentukan image baik.
Mualilah benahi diri.
Hhmm...mungkin lbh baik kategorinya bkn "think" , tp "thought"
ReplyDeleteokey
Delete