Tetesan,
demi tetesan merintik terjatuh menyerbu bumi. Memudarkan sedikit demi sedikit
warna kecoklatan aspal yang ditaburi debu-debu jalanan. Ciptakan genangan demi
genangan di sana sini. Pria dengan mantol hitam pekat memaksakan motornya
menerobos genangan yang membesar di jalanan. Terseok sedikit demi menghindari daerah yang tergenanag lebih dalam.
Lantas,kembali menancapkan gasnya. Ia memacu motornya secepat mungkin.Meninggalkan
kekhawatiran akan kerusakan mesin karena air.
Omelansang bos karena keterlambatan dirinya lebih menyeramkan untuk dibayangkan dari pada bayangan mesin motornya yan rusak.
Begitupula taksi yang berwarna oranye itu. Melaju
membelah genangan,di rintik yang semakin deras. Dengan cekatan,
tangan yang belasan tahun memegang stir itu menghindari genangan.Setelah
didesak si penumpang dan setelah iming-iming
ongkos tambahan tentunya.